Pajak Wuling Almaz Tahun 2024 di Sulawesi Tenggara
SUV 7-seater · NJKB tahun 2024: Rp 295.000.000 (depresiasi 0% dari NJKB terbaru) · Tarif PKB Sulawesi Tenggara 1,5%.
Pajak tahunan
Rp 7.598.500
PKB Rp 4.425.000 + Opsen Rp 2.920.500 + SWDKLLJ Rp 153.000 + admin Rp 100.000
Detail rincian
| PKB (1.5% × NJKB) | Rp 4.425.000 |
| Opsen PKB (66% × PKB) | Rp 2.920.500 |
| SWDKLLJ (Jasa Raharja) | Rp 153.000 |
| Biaya admin STNK | Rp 100.000 |
| Total tahunan | Rp 7.598.500 |
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa pajak Wuling Almaz tahun 2024 di Sulawesi Tenggara?
Pajak tahunan: Rp 7.598.500. NJKB Almaz tahun 2024 di Sulawesi Tenggara ~Rp 295.000.000 (depresiasi 0% dari NJKB tahun terbaru Rp 295.000.000).
Mengapa pajak kendaraan tahun lebih lama lebih murah?
NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) menurun sekitar 5%/tahun seiring depresiasi kendaraan. Permendagri tentang NJKB tahun berjalan memuat tabel depresiasi standar yang digunakan semua provinsi. Karena PKB = NJKB × tarif, pajak otomatis turun mengikuti NJKB.
Bagaimana cara cek NJKB kendaraan tahun 2024 di Sulawesi Tenggara?
(1) STNK Anda — kolom 'Harga' tertera NJKB sesuai tahun pembuatan. (2) Aplikasi Samsat Sulawesi Tenggara. (3) Permendagri NJKB tahun berjalan (publik). Estimasi NJKB Almaz 2024: Rp 295.000.000.
Apakah pajak ini berlaku selamanya?
NJKB Almaz 2024 akan terus turun setiap tahun seiring depresiasi. Tarif PKB Sulawesi Tenggara (1,5%) tetap, tapi total pajak menurun seiring NJKB. Cek STNK saat perpanjangan untuk angka aktual.
Tahun lain Almaz
- Pajak Wuling Almaz tahun 2020 di Sulawesi Tenggara
- Pajak Wuling Almaz tahun 2021 di Sulawesi Tenggara
- Pajak Wuling Almaz tahun 2022 di Sulawesi Tenggara
- Pajak Wuling Almaz tahun 2023 di Sulawesi Tenggara
Bandingkan dengan kendaraan lain di Sulawesi Tenggara
- Pajak Toyota Avanza 2024 di Sulawesi Tenggara
- Pajak Toyota Kijang Innova Zenix 2024 di Sulawesi Tenggara
- Pajak Honda Brio 2024 di Sulawesi Tenggara
- Pajak Mitsubishi Xpander 2024 di Sulawesi Tenggara
Sumber
Perda Sultra; UU 1/2022 HKPD; Permendagri NJKB tahun berjalan; PMK 16/PMK.010/2017 (SWDKLLJ).