Pajak Toyota Avanza Tahun 2021 di Kepulauan Riau
MPV 7-seater · NJKB tahun 2021: Rp 165.750.000 (depresiasi 15% dari NJKB terbaru) · Tarif PKB Kepulauan Riau 1,75%.
Pajak tahunan
Rp 5.068.038
PKB Rp 2.900.625 + Opsen Rp 1.914.413 + SWDKLLJ Rp 153.000 + admin Rp 100.000
Detail rincian
| PKB (1.75% × NJKB) | Rp 2.900.625 |
| Opsen PKB (66% × PKB) | Rp 1.914.413 |
| SWDKLLJ (Jasa Raharja) | Rp 153.000 |
| Biaya admin STNK | Rp 100.000 |
| Total tahunan | Rp 5.068.038 |
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa pajak Toyota Avanza tahun 2021 di Kepulauan Riau?
Pajak tahunan: Rp 5.068.038. NJKB Avanza tahun 2021 di Kepulauan Riau ~Rp 165.750.000 (depresiasi 15% dari NJKB tahun terbaru Rp 195.000.000).
Mengapa pajak kendaraan tahun lebih lama lebih murah?
NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) menurun sekitar 5%/tahun seiring depresiasi kendaraan. Permendagri tentang NJKB tahun berjalan memuat tabel depresiasi standar yang digunakan semua provinsi. Karena PKB = NJKB × tarif, pajak otomatis turun mengikuti NJKB.
Bagaimana cara cek NJKB kendaraan tahun 2021 di Kepulauan Riau?
(1) STNK Anda — kolom 'Harga' tertera NJKB sesuai tahun pembuatan. (2) Aplikasi Samsat Kepulauan Riau. (3) Permendagri NJKB tahun berjalan (publik). Estimasi NJKB Avanza 2021: Rp 165.750.000.
Apakah pajak ini berlaku selamanya?
NJKB Avanza 2021 akan terus turun setiap tahun seiring depresiasi. Tarif PKB Kepulauan Riau (1,75%) tetap, tapi total pajak menurun seiring NJKB. Cek STNK saat perpanjangan untuk angka aktual.
Tahun lain Avanza
- Pajak Toyota Avanza tahun 2020 di Kepulauan Riau
- Pajak Toyota Avanza tahun 2022 di Kepulauan Riau
- Pajak Toyota Avanza tahun 2023 di Kepulauan Riau
- Pajak Toyota Avanza tahun 2024 di Kepulauan Riau
Bandingkan dengan kendaraan lain di Kepulauan Riau
- Pajak Toyota Kijang Innova Zenix 2021 di Kepulauan Riau
- Pajak Honda Brio 2021 di Kepulauan Riau
- Pajak Mitsubishi Xpander 2021 di Kepulauan Riau
- Pajak Daihatsu Sigra 2021 di Kepulauan Riau
Sumber
Perda Kepri tentang Pajak Daerah; UU 1/2022 HKPD; Permendagri NJKB tahun berjalan; PMK 16/PMK.010/2017 (SWDKLLJ).